Belajar untuk Pemula Office Word, Excel, PowerPoint, Desain Grafis, CorelDraw, PhotoShop, Editing video, Vegas Pro, AutoCAD. Belajar Komputer & Photografi

Peralatan Fotografi Modern

Ada baiknya sebelum Anda membeli peralatan fotografi, carilah referensi sebanyak-banyaknya. Atau akan lebih baik lagi jika Anda bertanya langsung kepada para fotografer yang berpengalaman dan sudah memiliki studio. Jangan sampai Anda sudah membuka studio, namun ada peralatan yang belum dibeli dan nantinya mempengaruhi kualitas hasil foto Anda. Dalam judul kami tulisan peralatan studio fotografi modern. Mengapa harus ada kata modern? Tentu saja karena ini konteksnya adalah pada fotografi digital dan menjadi studio yang melayani jasa pemotretan berbagai jenis. Jadi studio fotografi modern artinya bukan hanya sebagai jasa Pas foto atau foto keluarga biasa, namun lebih dari itu. Bisa melayani foto pre wedding studio, modeling, product, baby dengan berbagai teknik.
Berikut tips trik untuk Anda yang ingin mempersiapkan pemotrtan dan berikut Paseban sajikam daftar peralatan  fotografi selengkapnya dengan catatan Anda sudah menyediakan ruang:
  • Kamera
Tentu kamera adalah alat utama dalam dunia fotografi. Di sini Paseban tidak akan membahas atau mer-review produk kamera, hanya saja Paseban lebih merekomendasikan Anda menggunakan kamera yang memiliki pengaturan exposure secara manual. Dalam hal ini kamera SLR/DSLR masuk dalam kategori kamera yang sudah layak untuk penggunan studio apapun serinya.
Atau minimal Anda bisa menggunakan Mirrorless maupun Poket Manual. Selain itu harus dikatakan bahwa kamera DSLR terpopuler saat ini masih dipegang oleh 3 brand terkenal, Nikon, Canon dan Sony. Pastikan Anda memiliki lebih dari satu kamera di studio.
  • Lensa yang Sesuai
Tidak harus menggunakan lensa Tele yang panjang untuk kebutuhan studio meski banyak juga yang menggunakannya. Anda bisa menggunakan lensa prime 50mm dengan diafragma besar untuk memperoleh ketajamannya pada foto portrait, pas foto, modeling, product dan lain-lain.
Namun jika membutuhkan untuk foto grup seperti foto keluarga Anda bisa gunakan lensa-lensa kit maupun lensa dengan kisaran panjang focal 18mm sampai maksimal 70mm, tergantung ukuran besarnya studio Anda. Bahkan sampai saat ini masih banyak fotografer yang menggunakan lensa kit biasa 18-55mm. Untuk lensa wide tidak cocok untuk foto studio karena efek distorsi yang ditimbulkan. Minimal Anda harus punya 2-3 lensa di studio.
  • Flash Eksternal
Terkadang flash eksternal menjadi peralatan yang penting dan tidak penting, tergantung sistem lighting bagaimana yang akan Anda gunakan dan seberapa lengkap alat lighting. Untuk foto studio biasanya penggunaan flash eksternal bisa dipasangkan langsung ke kamera maupun terpasang pada stand sendiri. Beberapa fotografer memanfaatkan flash eksternal sebagai pemicu peralatan lighting lain seperti softbox dan standar reflektor. Namun ada juga yang memanfaatkan flash eksternal sebagai lighting utama ke objek.
Bahkan ada yang sama sekali tidak menggunakan flash eksternal, dan sebagai gantinya memakai trigger untuk pemicu softbox dan reflektor. Namun Anda harus tetap memiliki flash eksternal pada studio karena ini masih termasuk peralatan utama.
  • Lampu Studio
Ketika Anda tidak menggunakan flash eksternal, dalam studio pastikan Anda mempunyai Lampu Studio dimana jenis Tronic lebih populer. Pancaran cahayanya sangat maksimal, kuat dan dapat divariasikan dengan berbagai aksesoris lain.
  • Softbox
Softbox menjadi peralatan terpenting pada studio fotografi. Alat ini mampu membuat lampu studio memancarkan efek cahaya yang lebih halus dan terarah pada objek. Minimal dalam studio Anda harus memiliki 2 softbox untuk masing-masing lampu dan diletakan di kanan serta kiri objek untuk lighting samping. Semakin besar ukuran softbox maka semakin halus cahaya yang dihasilkan.
Efek lain yang dihasilkan dari softbox adalah munculnya efek bayangan berbentuk persegi empat pada mata objek. Foto studio yang menggunakan softbox akan terlihat berbeda jauh dibanding tanpa menggunakan softbox.
  • Standar Reflektor (Silver)
Standar reflektor sering ditempatkan didepan lampu studio karena alat ini mampu menghasilkan cahaya langsung yang keras. Alat ini termasuk menjadi yang terutama harus ada pada studio fotografi.
Sedangkan untuk reflektor warna lain diantaranya adalah emas untuk membuat efek warm, hitam untuk mencegah cahaya yang tidak diinginkan agar menciptakan objek lebih berdimensi, putih untuk cahaya lebih lembut dan Translucent untuk cahaya lembut tanpa bayangan.
  • Payung Reflektor
Jangan aneh bila dalam studio sering terlihat payung-payung terpasang didepan lampu. Payung reflektor mampu memberi efek cahaya yang halus dan luas meski tidak sehalus softbox. Namun setidaknya alat ini bisa membantu memaksimalkan lighting lebih baik. Kelemahan payung reflektor adalah cahaya yang sulit untuk diarahkan.
  • Kabel Sinkronisasi, Trigger dan Receiver
Percuma memiliki banyak lampu studio dengan softbox maupun reflektor lain jika tidak memiliki pemicunya. Untuk itu Anda membutuhkan kabel sinkronisasi agar ketika memencet shutter kamera seluruh lampu akan menyala.
Namun saat ini tersedia Trigger beserta receiver, sebuah perangkat pemicu yang sudah tidak menggunakan kabel (Wireless). Harga bervariasi tergantung kualitasnya.
  • Pengukur Cahaya dan Suhu Warna
Tidak wajib namun cukup dibutuhkan, yakni Light meter serta Color meter. Light meter berfungsi untukmengukur cahaya yang dikeluarkan oleh lampu studio serta digunakan guna menentukan besaran diafragma. 
Sedangkan color meter digunakan guna mengetahui suhu color atau white balance yang tepat dari sumber cahaya. Dengan menggunakan alat color meter ini, maka Anda bisa mendapat suhu warna yang tepat.
  • Cable Release
Ini juga tidak harus wajib ada, karena kegunaannya hanya menggantikan tombol Shutter saat kamera dipasang pada tripod untuk meredam goncangan. Peralatan studio fotografi lain diantaranya adalah Octodome, flash bender dan Snoot untuk mengarahkan cahaya, kaki bebek untuk meletakan flash, dan lain-lain.
 
 
 
Sumber : http://www.plimbi.com/article/123602/peralatan-fotografi
Previous
Next Post »
Thanks for your comment